Mengapa Harus Hati…
kebersihan hati terpancar pada santun pribadi, pada luhur budi,
pada damainya
senyum suci… kebersihan hati menyelamatkan kita dari murkaNya
dari tipu daya syaetan. ketika syaetan di kutuk untuk hengkang
dari nikmat surgawi,
dia bersumpah pada Tuhan akan terus mencari teman,
akan terus mencari budak baginya dari semua ank cucu adam,
semuanya…
dia akan terus mencoba membuat umat manusia senantiasa hilaf,
menggelincirkannya
ke dalam jurang neraka barsama dengannya untuk menjadi sekutunya,
hanya satu yg dia takuti, hanya satu cara agar bisa selamat
dari segala tipu daya godaan2nya, yaitu membuat hati senantiasa bening,
bersih,
kalau saya katakan dlm tulisan ini yaitu ”ati bagus”, illal mukhlashiin,
orang2 yang khulus, suci hati, yang hanya karena Allah lah dia beramal,
begitulah kata syaetan.
maka hanya hati yg bersihlah, hati yg senantiasa bisa selalu ta’alluq pada-Nya,
niscaya akan selalu dlm lindungan dan petunjuk-Nya… Hati yang ternodai,
jauh dari kedamaian, meresahkan diri sendiri tak
terkecuali orang-orang yang ada bersamanya.
Dg kesucian hati apapun yg kita inginkan terpenuhi, karenanya hati adalah inti,
org2 yg terpilih menjadi kekasih-Nya adalah org2 yg bersih hati dan
yang selalu mendapat ridlo-Nya adalah org2 yg bening hati,
karena hati adalah segalanya.
Penyakit hati tak ada yg bisa mengobatinya kecuali byk berdzikir kepada-Nya,
demi menghilangkan noda-nodanya dan selalu menghadirkan asma-Nya
dalam kesendirian pun dalam keramaian, itulah salah satu cara agar
bisa mencapai kesucian hati, juga selalu merasa kita dlm pengawasan-Nya
adalah satu kiat kita bisa mengendalikan kekotoron hati.
Selamat merawat hati… menata hati…untuk menjadi kekasih rabbani, semoga..