Derasnya hujan malam ini, tak mampu jua sejukkan gelora rinduku
Seikat bunga rindu yg harumnya masih tetap semerbak segar,
sejak mulai ku tanam hingga kini, masih tetap terasa
Tak pernah aku lupa setiap malam beranjak kelam, ketika mata hendak terpejam
ku tengok bunga rindu itu, untuk aku pastikan bahwa ia kan selalu menemani tidurku
ketika pagi menjelang segera aku menatap bunga rindu yg aku letakkan di sudut kamarku
tak akan aku ijinkan seorangpun menyentuhnya, aku begitu takut kehilangan dia
krn hanya dia satu2nya keindahan dunia yg msh tersisa bersamaku, yg masih tersimpan rapi di kedalaman batinku, yg msh tetap setia menemani hari-hariku
setiap pagi ku siram dia dengan untaian air doa, ku enyahkan dg segera bila ada kumbang yg berusaha mengganggu keceriaannya
bunga rindu yang semakin hari semakin elok nan cantik, semakin memikatku untuk berikrar tak akan pernah tinggalkannya
bunga rindu yang selalu aku jaga keindahannya
bunga rindu yang membuat diriku masih tetap tersenyum walau berbagai duri menikam diriku
setiap desah nafas selalu ku lafalkan untaian bait-bait doa, agar Tuhan selalu berkenan
tuk menjaga bunga rindu itu tetap bersamaku
setiap angin malam berhembus menyentuh lembut pipiku
aku bisikkan untaian doa, semoga semerbak harum bunga rindu ini
bisa tercium pada sosok yg dulu pernah menanamnya untukku
semoga semoga dan semoga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s