Engkau yang dulu menanamnya
Engkau yang dulu menebar benihnya
Engkau yang dulu menyemaikannya
Engkau yang dulu merawatnya
Engkau yang dulu selalu menyiraminya
Engkau yang dulu selalu memekarkannya
Engkau yang dulu memupuknya
Engkau yang dulu selalu membuat semerbak wanginya
Tapi sekarang engkau tak bisa menikmatinya
Engkau tak pernah bisa menatap keelokan kuntumnya
Engkau tak pernah bisa mencium semerbak wanginya
Engkaupun tak pernah tahu bahwa bunga itu masih tetap bersemi indah seperti saat itu
Tak seekorpun kumbang mampu menghisap madunya
Bunga yang kau tanam itu masih tetap segar seperti saat kau ada
Suatu saat kau perlu tahu
bahwa hanya engkaulah satu-satunya orang yang berhak menikmati bunga cantik memukau nan wangi semerbak itu
semoga…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s