Peranan seorang wanita dalam rumah tangga sangat penting, baik sebagai seorang ibu maupun sebagai seorang istri. Rosululloh SAW telah bersabda dalam sebuah hadist : “تنكح النساء لأربعٍ: لمالها، ولحسبها، ولجمالها، ولدينها، فاظفَر بذات الدِّين تربت يداك”., mengapa sedemikian seriusnya beliau menggaris bawahi yang paling terbaik adalah wanita yang beragama bukan yang lainnya ?, jawaban di antaranya adalah : karena pendidikan seorang ibu pada anaknya tidak saja ketika sang anak sudah keluar dari rahim sang ibu, akan tetapi bagi seorang wanita beragama mendidik seorang anak di mulai ketika sang ibu sudah positiv di nyatakan mengandung maka  dari semenjak itulah doa-doa dan pendidikan untuk anak mulai di terapkan, sehingga untuk berbuat hal-hal yang melanggar norma susila atau norma agamapun dia akan berfikir seribu kali dengan mempertimbangkan perkembangan dan pendidikan anak yang sedang dia kandung. Karena seorang anak, di lahirkan dari siapapun jua pada awalnya seputih kertas putih, jadi yang mewarnai apapun pada anak tersebut pada hakikatnya adalah kedua orang tuanya, sebagaimana sabda Rosululloh SAW,, karena Bagi seorang wanita beragama prinsip tersebut sudah tertanam sangat dalam semenjak dia memutuskan menjadi seorang istri bagi siapapun lelaki yang mendampinginya. Oleh karena itu penting bagi para lelaki ketika dia memutuskan akan menikah dengan seorang wanita, hendaknya yang menjadi pertimbangan utama adalah wanita yang beragama, karena wanita tersebut tidak saja kelak akan menjadi istrinya tapi juga akan menjadi bibit cikal bakal keturunannya, juga sebagai seorang pendidik dan suri tauladan bagi anak-anaknya. Tidak cukup sampai di situ. Sebagai seorang istripun perannya dalam mendampingi suami sangatlah penting, dan tentu saja bagi wanita yang mempunyai latar belakang pendidikan agama yang baik akan selalu mengedepankan tuntunan agamanya dalam memutuskan atau mempertimbangkan hal-hal apapun yang berkaitan dengan karir sang suami misalnya, masa depan anak-anaknya atau menerapkan etika ketika bergaul dengan segenap keluarga dan lingkungannya.
Hawa nafsu merupakan salah satu dari sekian banyak musuh yang patut di waspadai bagi siapapun juga ketika mengarungi kehidupan di dunia, baik dalam mengarungi bahtera rumah tangga atau lainnya, seseorang yang beragama pasti tahu akan hal itu dan dengan kendali pendidikan agama yang kuat seorang wanita bisa di harapkan menjadi managemen keluarga yang baik bagi rumah tangganya, sehingga dia bisa mewujudkan sebuah cita-cita yang di impikan setiap pasangan suami istri manapun, yakni dapat menciptakan sebuah rumah tangga yang berlabel “baitie jannatie”, sehingga baik itu suami atau anak-anaknya tak akan berlari menjauh dari rumah mereka ketika menghadapi peliknya masalah di luar rumah, dan mereka akan segera mencari surga dunianya yang teduh, mereka akan mencari kedamaian dari berbagai masalah kehidupan di luar rumah yang mendera, mereka akan segera berlari secepatnya ke rumah masing-masing demi menemukan keteduhan dan kedamaian bagi mereka , sehingga dia mampu mengejawantahkan sebuah jalinan keluarga yang penuh dengan mawaddah (cinta) warrohmah (kasih).
Sungguh, salah satu kenikmatan terbesar di dunia bagi para lelaki adalah ketika mereka bisa mendapatkan sebuah anugerah yaitu mendapatkan istri yang sholihah yang mempunyai latar pendidikan agama yang tinggi. Damailah rumah tangganya, damailah masa depannya, masa depan anak-anaknya dan bahagialah kehidupan dunia ahiratnya.
Semoga tulisan ini bisa sedikit menjadi bahan perenungan bagi para lelaki dan bisa menjadi bahan pertimbangan bagi para pria ketika mereka akan memutuskan sosok wanita yang akan menjadi pendamping hidupnya. Keindahan fisik memang tidak dapat di pungkiri mampu menjadi suplemen dalam kehidupan rumah tangga begitupun masalah harta dan keturunan, akan tetapi cobalah untuk mentaati saran Rosulullah SAW bahwa hendaklah yang menjadi pertimbangan utama adalah wanita yang beragama, bukan lainnya, karena kecantikan seseorang pasti akan pupus seiring bergulirnya waktu, harta pun tak bisa di harapkan keabadiannya dan kuturunanpun hanya sedikit faktor yang tidak berpengaruh besar dalam rumah tangga seseorang, akan tetapi wanita yang mempunyai pengetahuan agama yang mendalam  di harapkan akan menjadikan suami tentram dan bahagia baik lahir maupun batinnya dan mampu mencetak generasi penerus islam yang bisa di andalkan.
Bagi para lelaki, kalaupun memang ada dan mungkin bisa di raih alangkah lebih baiknya bila keempat faktor itu kesemuanya terdapat pada sosok calon istrinya yakni, dia seorang wanita yang cantik, kaya, dari keluarga terhormat dan mempunyai latar belakang pendidikan agama yang kuat, sehingga kuat kemungkinan sang suami mampu mewujudkan apapun impian dalam rumah tangganya dengan pendamping yang sempurna tersebut, akan tetapi apabila tidak di temukan keempat kriteria tersebut pada sosok calon istrinya hendaklah yang di jadikan pertimbangan utama adalah seorang wanita yang mempunyai pengetahuan agama yang tinggi, yang paling taat dalam menjalankan prinsip-prinsip agama dan yang mempunyai latar belakang keluarga yang beragama kuat, semua itu salah satu usaha demi mendapatkan sebuah keluarga yang penuh dengan ketenangan, penuh cinta kasih dan amanah dalam menjalankan tugas-tugasnya sehari-hari baik sebagai ibu bagi anak-anaknya atau untuk mendampingi sang suami ketika mengarungi bahtera rumah tangga yang penuh dengan berbagai macam problema dalam kehidupan mereka.
Ya alloh, hamba memohon Engkau selalu membimbing dan menolong kami dengan rahmat dan fadhol-Mu agar kami dapat mewujudkan rumah tangga yang penuh kasih cinta, kasih, sayang, kedamaian dan amanat, yang bisa menjadi sarana ibadah kami di dunia demi meniti kebahagiaan di ahirat bersama ridlo-Mu,Allohumma Sholli ‘ala sayyidina Muhammad, amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s