Saat galau menyapaku, karena terkadang deraan cobaan sedikit menyentuhku, lalu sedih dan sayatan lukanya menitikkan rintik air di sudut mataku, nafas terhela panjang dan dalam seakan sedang berusaha menghempaskan beban hidup yang tengah menghimpit sesak dada dan saat itu yang terlintas hanya satu! aku harus mengambil air wudlu. lalu perlahan kaki melangkah menuju kamar kecil, tangan perlahan menyentuh air, terasa kesejukan air wudlu mulai menelusup disela-sela pori-pori wajahku lalu menyejukkan hatiku, lalu satu persatu indera enam terbasuh, seakan tengah meluruhkan kotoran yang selama ini menodainya, yang menjadi penghalang ketajaman indera tuk rasakan keagungan-NYA atau membaca pesan pesan singkat-NYA yang terkirim lewat ragam peristiwa yang kerap mengikuti  aktifitas harian. kemudian al Qur’an kujamah, terbuka satu persatu lembarannya, lalu terbaca jelas mutiara nasihat indah-NYA yang tertuang terkadang dalam uraian cerita atau satu rangkaian kata yang tajam terpampang nyata, dan aku cari nasehat itu demi redamkan gejolak amarah ini, juga gelora gila ini dalam satu persatu kalam yang ku baca perlahan namun pasti, DIA berpesan denga begitu gamblang menceritakan berbagai peristiwa yang terkadang tak jauh berbeda dengan yang sedang terjalani, lalu aku ambil hikmah dari-NYA dan itulah salah satu kunci tuk meraih kedamaian, yang kerap aku gunakan ketika ujian hidup berkali-kali menerjang hendak hancur luluhkan iman, islam dan kebahagiaan hakikiku.       al Qur’an, dari situlah aku merasa tak butuh keluar jauh tuk mencari sebuah pertolongan nasehat sesorang untuk mengurai gelisah, akan tetapi cukup dengan membaca satu persatu kalam-NYA meresapinya, merenunginya, sungguh ! nasehat Tuhan dengan jelas terbaca! memberikan advis, solusi dan sebuah keyakinan kukuh lalu aku harapkan ketenangan dari semua itu dan selama ini, itulah cara yg cukup efektif dan jitu dalam meraih ketentraman batinku kala ujian hidup datang menghampiriku.

“Dan aku turunkan dari al Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian”  (Q.S; al Isra’,82)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s