Aku masih tetap bermimpi

Tak perduli matahari terik membakar diri

Impikan songgok hati

Tuk bersama merenda hari demi hari

Dalam diam ku sentuh sejumput kenangan

Yang sempat terserak terabaikan

Aku masih tetap berharap

Berlabuh dalam damai dekap

Bersandar di bahu tegap

Dan, ku pungut sepotong demi sepotong kenangan yang tersisa

Kurajut kembali menjadi selembar asa

Ku bingkai dalam lirih doa

Lalu kembali terpekur tanpa kata

Dan sendiri, terkurung dalam ruang sepi

Tersesat di lorong ilusi

Menyisakan lara dan sedih

Namun impian tetaplah impian

harapan tetaplah harapan

Laksana purnama bersinar teramat indah

Dan aku terpekur merana

Mengubur kenangan tanpa air mata

Memadamkan rasa yang selalu bergelora

Hingga aku terjerembab dalam duka tak terkata

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s