Mengubah sedih menjadi gembira
Merubah perih menjadi ceria
Mengolah perih menjadi bahagia
Mengusir tangis menjadi senyuman

Bayangkanlah…
Saat kau tengah terhimpit kesusahan
Saat kau tengah direjam perih pedih luka dalam kehidupan
Saat airmata tengah deras membanjiri pipimu
Saat kau harus tertatih dalam kesendirian
Saat tak ada seorangpun yg bisa kau andalkan
Bayangkanlah
Saat itu
Tuhanmu tengah mangawasi setiap gerakmu
Tuhanmu tengah mendengarkan setiap bisik ucapanmu rintihan tangismu
Tuhanmu tengah sibuk mempersiapkan hadiah atas ketabahan dan kesabaranmu
Tuhanmu tengah membanggakanmu
Dihadapan seluruh langit yg berpenghuni
Memamerkan kemuliaan akhlakmu
Walau derita berat harus kau jalani

Tuhanmu tengah memerintahkan
Pada malaikat-malaikat-Nya
Untuk menyediakan tempat indah
Sebagai hadiah atas keteguhan imanmu
Tuhanmu tengah memolesmu untuk menjadi manusia mulia
Tuhanmu tengah mengangkat derajatmu agar mulia bersama-Nya
Juga bersama segenap kekasih-kekasih-Nya
Tuhanmu tengah memberi hadiah pelajaran agar kau lebih cerdas dan kuat dalam menjalani tahapan ujian hidup berikutnya
Tuhanmu tengah menguji kelayakan iman islammu
Tuhanmu tengah mengungkapkan bahasa cinta dan kasih sayang-Nya dengan cara unik-Nya itu
Tuhanmu tengah mempersiapkan dirimu
Untuk menjadi orang hebat dimasa depanmu
Atau tengah mencetak generasi hebat
Untuk anak keturunanmu
Tuhanmu tengah menyeleksi orang-orang pilihan dan salah satunya adalah kamu

Bayangkanlah…
Maka saat air mata belum sempat kau usap
Air mata masih membasahi pipimu
Rasa pedih masih membekas dihatimu
Namun
Kau sudah dapat mengulum manis senyummu

Dan kau akan rasakan ketegaran dalam hantaman badai dalam kehidupanmu.
Renungankanlah…. bayangkanlah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s